Selasa, Maret 10, 2009

SUSUNAN PENGURUS WILAYAH B 2006 - 2009

Berikut ini daftar susunan PENGURUS WILAYAH B Santo Yohanes Pemandi :


Penasehat : Bpk. Fany Riberu
Griya Kebraon Tengah CD 25 Surabaya
Telp. (031)7662320





Ketua I : Bpk. Vincentius Budi Purwanto
Kebraon Indah Permai C - 24 Surabaya
Telp. (031) 766 7680, (031) 7060 8233
Email. vincentsbudi@yahoo.co.id




Ketua II : Bpk. Yohanes Dorus
Kebraon Widya II / 6 Surabaya
Telp. (031) 7043 4328, 081 5503 6410





Sekretaris I : Sdri. Elisabeth Atik
Kebraon Manis Utara I / 1 Surabaya
Telp. (031) 766 2854, 0813 3052 0425
Email. budi_arti2000@yahoo.com




Sekretaris II : Sdri Maria Goretti Erit
Karangpilang Gang Merpati 51, Surabaya
Telp. (031) 7666229, 0856-3356442





Bendahara I : Ibu Maria Elizabeth
Prima Kebraon Taman No. 15 Surabaya
Telp. (031) 7662863, 60573238






Bendahara II : Ibu Ina Meijer
Kebraon Indah Permai J 12 Surabaya
Telp. (031) 7674298, 081-615404412
Email : ammarwael1967@gmail.com





SEKSI - SEKSI
PADUAN SUARA :
Bpk. Petrus Beda Tura
Bpk. Gabriel Nuen Braham
Bpk. Topo
Bpk. Hubert Rato

BIAK :
Ibu Maria Weny
Ibu Cathrin Paat

REKAT :
Ibu Clara Ruliantini
Sdr. Rudy Wibisono

KEPEMUDAAN :
Bpk. Wempy Mukin

KELUARGA :
Bpk/Ibu Eddy - Lilik

LANSIA :
Bpk/Ibu Rudyanto
Ibu Th. Ngariharsono


SOSIAL - KEMATIAN :
Ibu Bambang Sulaksono
Bpk. Herman Yosef

LITURGI :
Bpk. Bambang Hariyadi

PELAYANAN DOA : Ibu Thomas L.

KETUA MUDIKA : Sdr. R. Hary Prabowo
Telp. (031) 7667157, 0878-52279597
Email. telo_ok@yahoo.com


Lingkungan 1B St. Ignatius :
Bpk. Raymond AS
Prima Kebraon V / 12 Surabaya
Telp. (031) 766 3489





Lingkungan 2B St. Maria Goretti :
Bpk. FX. Katman
Kebraon Widya II / 4 Surabaya
Telp. (031) 767 0054, 0813 5737 4087





Lingkungan 3B St. Christoforus :
Bpk. JB. Sani Santoso
Griya Kebraon Selatan H -10B Surabaya
Telp. (031) 766 2009, 081 6543 7652





Lingkungan 4B St. Veronica :
Bpk. Johanes Rihadi
Kebraon I / 1A Surabaya
Telp. (031) 766 4762, 0813 3040 6282




Lingkungan 5B St. Petrus :
Bpk. Yosaphat Agung
Jl. Ksatria 35 Karangpilang
Telp. (031) 766 1566, 031-83414454




Lingkungan 6B St. Theresia :
Bpk. FX. Yanuar Eko Hartanto
Griya Kebraon Barat CB - 18 Surabaya
Telp. (031) 766 4197, 081 850 4796




Lingkungan 7B St. Maria Tak Bercela :
Bpk. Thomas Tjahyono
Griya Kebraon Utama DL - 04 Surabaya
Telp. (031) 766 4575, 081 2304 1576



Lingkungan 8B St. Clara :
Bpk. Koen Irianto
Griya Kebraon Utama DF - 28 Surabaya
Telp. (031) 766 3733, 081 852 6958
Email. koenirianto@yahoo.com




Lingkungan 9B
Bpk. Dionisius Puspa Ari P.
Graha Balas Indah Kav. 25, Surabaya
Telp. (031) 7671303, 0856 482 36364
Email. dionisiuspuspaari@yahoo.com







Surat Cinta dari Surga

Kata-kata yang anda baca adalah benar, kata-kata ini akan merubah hidup anda, jika anda mengijinkannya. Karena kata-kata ini datang dari Tuhan sendiri, Dialah Bapa yang mengasihimu dan Bapa yang selama ini engkau cari.

Untuk anakKU yang Ku kasihi

AnakKU engkau mungkin tidak mengenal AKU, tetapi AKU mengenal segala sesuatu tentang dirimu. AKU tahu engkau duduk atau berdiri, AKU mengerti segala jalanmu,setiap helai rambut kepalamu terhitung semua, karena engkau diciptakan dalam gambar dan rupaKU. Didalam KU engkau hidup, engkau bergerak dan engkau ada, sebab engkau adalah keturunanKU. AKU mengenal engkau sejak sebelum dalam kandungan, Aku memilih engkau dari semula sebelum Aku menciptakan segalanya, engkau ada bukan karena suatu kesalahan, karena hari-harimu ada dalam kitabKU. AKU telah menentukan waktu yang tepat untuk kelahiranMU, dan dimana engkau akan hidup, kejadiamu dasyat dan ajaib, karena AKU menenun engkau dalam kandungan ibumu, dan mengeluarkan engaku pada hari engkau dilahirkan. Seringkali Aku tidak dipahami oleh mereka yang tidak mengenal Aku, Aku tidak berada ditempat jauh dan murka, tetapi Aku adalah kasih yang sempurna, dan adalah kerinduan untuk mengaruniakan kasihKU kepadamu. Semua itu karena engkau adalah anakKU, dan Aku adalah Bapamu, Aku memberikan lebih dari yang dapat diberikan bapamu didunia, karena Aku adalah Bapamu disurga yang adalah sempurna. Setiap pemberian yang baik dan anugrah yang sempurna engkau terima dari tangan KU, karena Akulah pemeliharamu dan Aku memberi semua yang engkau perlukan.

RancanganKU yang diberikan kepadamu adalah hari depan yang penuh pengharapan, karena Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, pikiranKU terhadap engkau tak terhitung seperti pasir ditepi pantai. Dan Aku bergirang karena engkau sukacita dan sorak sorai, Aku tak pernah berhenti berbuat baik kepadamu, karena engkaulah harta kesayanganKU. Aku merindukan untuk mengokohkan engkau dengan Hati dan JiwaKU, Aku akan menunjukkankepadamu hal-hal besar dan ajaib. Jika engkau mencari Aku dengan segenap hatimu, engkau akan menemukan Aku.
Bergembiralah karena Aku maka, Aku akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu, karena Akulah yang mengerjakan didalam kemuanmu itu. Aku dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang engkau pikirkan, karena Akulah yang menganugrahkan penghiburan abadi kepadamu. Aku Bapa yang menghiburmu dalam penderitaanmu, ketika engkau patah hati Aku berada dekatmu, seperti seorang gembala menggembalakan dombanya, Aku membawa engkau dekat hatiku, suatu hari Aku akan menghapus semua air mata dari matamu, dan Aku akan mengangkat semua kesusahan yang engkau derita diatas bumi. Akulah Bapamu yang mengasihi engkau seperti Aku mengasihi PutraKU YESUS, karena didalam Yesus kasihKU kepadamu dinyatakan.

Dialah gambar wujud dari keberadaanku, Ia datang untuk menyatakan bahwa Aku dipihakmu, dan bukan untuk melawanmu, dan untuk memberitahumu bahwa Aku tidak memperhitungkan pelanggaranmu. Yesus mati supaya engkau dan Aku diperdamaikan, kematianNYA adalah pernyataan terbesar dari kasihKU untukmu, Aku menyerahkan semua yang Aku sayangi supaya Aku mendapat kasihmu. Jika engkau menerima anugrah anakKU Yesus engkau juga menerima AKU, dan tidak ada lagi yang akan memisahkan engkau dari kasihKU. Kembalilah dan Aku akan mengadakan pesta terbesar yang pernah ada di surga. Selamanya Aku adalah Bapa, dan selamanya Aku tetaplah Bapa, pertanyaanKU adalah maukah engkau menjadi anakKU ?, Aku menanti-nantikan engkau, dengan kasih Bapamu Allah yang maha kuasa.

Jumat, Februari 13, 2009

MENJAGA HATI

Akhirnya bisa juga aku berbaring dengan nyaman setelah seharian bekerja dan mengantar anak-anak latihan koor di Widodaren.
Dengan sedikit mengantuk, aku teringat pengalaman tadi sepulang latihan koor. Sebelum pulang ke rumah, aku, suami tercintaku dan anak-anak memutuskan mampir makan dulu karena perut sudah mulai keroncongan … maklum .. waktu berangkat tadi belum sempat makan malam ..

Pilihan jatuh pada salah satu resto fast food yang terkenal di Jalan Darmo, setelah memesan makanan aku pergi ke toilet, begitu pintu toilet kubuka, wah… yang menyambut adalah bau yang luar biasa tidak enak dan menusuk hidung , aku lihat ke dalam dan .. ya ampun jorok sekali .. tissue berserakan di lantai, air menggenang di lantai .. tempat duduk WC kotor .. langsung surut keinginanku untuk meneruskan niat di toilet itu ..

Aku bukan tipe orang yang bersih sekali, maksudku .. aku menyadari kalau toilet di tempat umum pasti tidak sebersih di rumah sendiri , tapi untuk kali ini .. aku benar2 tidak tahan ..
Jadilah aku ngomel panjang lebar dan kehilangan selera makan, karena menurut penilaianku seharusnya resto setenar itu tidak boleh mempunyai toilet yang super duper jorok .. meskipun toilet adalah tempat yang jarang dikunjungi tapi itu adalah suatu kesatuan dari resto itu sendiri.

Aku jadi membandingkan kondisi resto tersebut dengan diriku sebagai manusia, apakah aku sudah memperlihatkan suatu kesatuan antara “penampilan luar” dengan “isi hati” dalam keseharianku.
Karena bisa jadi, seseorang hanya memperhatikan tampilan luar saja , berpura-pura baik karena hal itu adalah yang sering dilihat oleh orang lain .. tapi di dalam hati tidak demikian , di dalam hatinya berbeda 180 derajat dengan tampilan luar karena merasa bahwa apa yang ada dalam hati tidak bisa dilihat orang lain ..

Tapi seandainya tiba-tiba Tuhan datang menengok hati kita, apa yang akan terjadi. Bagaimana kalau Tuhan kehilangan selera terhadap kita? Aku tidak berani membayangkan seandainya hal tersebut benar2 terjadi.

Malam ini aku diingatkan bahwa aku harus berusaha semaksimal mungkin menjaga kesatuan jasmani dan rohaniku , supaya kalau sewaktu2 Tuhan datang menjenguk hatiku , paling tidak hatiku tidak sejorok toilet di resto terkenal tadi ….

Thanks God for that moment…………

By Liliana

PENTINGNYA UNGKAPAN HATI

Tadi pagi ada sesuatu yang mengusik hatiku, saat suami tercintaku membaca kartu ucapan selamat hari ibu yang dikirim anak-anak untukku, dia berkomentar, “ bukannya iri hati, tapi di kartu itu tidak satupun kata atau kalimat yang menyebutkan bahwa anak-anak mencintai papa”. Aku menjawab karena tema dari kartu tersebut adalah hari ibu, yang diungkapkan adalah rasa sayang mereka kepada mamanya.

Tapi komentar suami tercintaku itu menjadi sesuatu yang aku renungkan ..

Kadang - kadang dalam sebuah keluarga, anggota keluarga bisa lupa bahwa suatu perasaan, baik itu sayang, bangga, senang bahkan mungkin kesedihan atau kemarahan perlu diekspresikan dalam bentuk suatu pengakuan langsung, bukan hanya dengan tindakan. Memang tidak semua orang bisa mengungkapkan apa yang ada di hatinya dalam bentuk kata-kata, tapi pengungkapan itu kan tidak selalu harus dengan kalimat yang panjang lebar atau dengan dibentuk seperti puisi yang indah.

Komentar singkat suami tercintaku menjadi PR bahwa di dalam keluargaku harus dibudayakan ( he..he..he.. kayak program serius saja ) mengenai pengungkapan perasaan. Kalau bangga terhadap salah satu anggota keluarga, katakan saja “ aku bangga sama kamu “. Bila ingin berkata sayang, nggak perlu malu-malu to say I love you. Nah, kalau lagi sebel, bilang saja kalau sebel karena bla…bla..bla.. . Sederhana kan………..

Semoga dengan adanya keterbukaan dalam mengungkapkan perasaan , suasana di dalam keluarga bisa menjadi lebih hidup dan indah , bukankah selalu diajarkan bahwa lingkup terdasar yang harus kita benahi dulu adalah keluarga kita sendiri. Kalau hidup di keluarga kita sudah begitu indah, kurasa pasti akan terbawa ke lingkungan yang lebih luas di luar keluarga.

by Liliana